Satu kata yang memiliki banyak pengertian. Hidup dilalui oleh setiap makhluk yang bernyawa. Namun, manusialah yang memiliki keistimewaan dalam hidupnya.
Kenapa???
Kita bahas dulu makhluk hidup lainnya.
Binatang. Mereka makhluk hidup. Namun tak berakal. Jadi mereka hanya menjalani hidupnya untuk tumbuh, makan, tidur, dan mati seiring berjalannya waktu. Ada yang matinya untuk memberi manfaat bagi manusia, ada pula yang tidak.
Tumbuhan. Mereka pun makhluk hidup. Hampir sama dengan binatang. Mereka juga hidup untuk tumbuh, makan, dan mati layaknya binatang.
Saya nilai hidupnya tidak lah istimewa.
Manusia. Mereka makhluk hidup. Punya akal dan perasaan. Beda dengan binatang dan tumbuhan. Jadi saya nilai ini lah keistimewaannya.
Berbagai kata dapat mewakili arti hidup yang dialami oleh manusia. Itu pun istimewa. Susah, senang, bahagia, sedih, terang, kelam, dan lain sebagainya. Betapa istimewanya hidup untuk manusia.
Barusan saya melihat foto-foto kenangan dengan teman2 masa kuliah beberapa tahun lalu. Di situ saya lihat tidak ada raut wajah yang memikirkan kehidupan ini. Semua wajah terlihat tertawa. Saya ingin masa itu terjadi lagi. Saya ingin masa itu selalu. Tak ada masa saat ini. Dimana saya gundah menghadapi kehidupan. Apakah ini resiko hidup????
Waktu. Kenapa engkau ada. Patutkah ku menyalahkan engkau???
Seandainya engkau tiada. Pastinya masa tidakan berjalan. Dan aku senantiasa berada dalam keadaan dimana aku tidak pernah berpikir tentang hidup ini.
Karenamu umur hidupku makin berkurang. Karenamu tanggung jawabku makin bertambah. Karenamu semua kesulitan untuk ku bermunculan. Apakah semua ini karenamu?? Berikan aku jawaban.
22 tahun usia ku saat ini. Terkadang aku tak memikirkan hidup. Aku hanya menjalani hidup tanpa berpikir apa hidup itu. Namun di saat aku berpikir tentang hidupku, aku gundah, aku ragu, akan kah aku bisa menjalani hidup ini seperti yang ku inginkan.
Dalam hidup ini, aku cuma ingin memperoleh kebahagiaan. Kebahagiaan yang mutlak menurutku. Namun sampai saat ini rasanya begitu sulit untuk memperolehnya. Sulit sekali.
Aku sering bertemu dengan orang2 yang kulihat bahagia. Jelas, aku iri pada mereka. Kenapa mereka bisa bahagia??? Aku lihat mereka sepertinya merasa sukses. Terkadang mereka sombong. Mereka patut sombong karena kesuksessannya, kata mereka.
Apalagi mereka yang seumuranku merasa sukses. Aku tambah iri pada mereka. Kenapa mereka bisa.
Sementara diriku hanya bisa berbuat seperti ini. Hanya menjalani hidup tanpa arah tujuan. Meskipun tujuan hidupku ada, namun aku sulit meraihnya.
Tuhan. Aku tau engkau lah tempat mengadu segala hal. Tapi hidup terkadang memang membawa diri ini lupa pada Mu. Engkau boleh membenciku. Tapi..jangan tinggalkan aku. Berilah diriku petunjuk Mu untuk menjalani kehidupan ini.
Memang hari esok adalah misteri. Namun berikanlah aku kekuatan untuk dapat menghadapi hidup ini ya Allah. Karena hidup ini adalah kebahagiaan.
By Faisal Marianas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar